Profil independen · Semarang Wirausahawan · Pembicara · Penggerak sosial RSS
Olahraga & Wisata

Yudi Dwi Ardian Bersepeda Keliling Kota Lama

Bersepeda pelan di Kota Lama memberi sudut berbeda. Yudi Dwi Ardian mengayuh pagi dan menjaga kecepatan.

Ilustrasi artikel Kota Lama

Yudi Dwi Ardian mengayuh sepeda masuk ke Kota Lama pada pagi hari. Jalan masih lengang. Ia memakai helm dan lampu belakang.

Kota Lama memiliki jalan sempit dan trotoar batu. Bersepeda di sini menuntut kecepatan rendah agar tidak menabrak pejalan kaki.

Mengayuh pelan

Yudi Dwi Ardian mengambil jalur sisi kanan dan berhenti di setiap persimpangan. Ia memberi isyarat tangan saat berbelok.

Beberapa pekerja menyapu trotoar. Yudi Dwi Ardian memberi ruang dan menyapa.

Keselamatan

  • Pakai helm dan lampu.
  • Turunkan sepeda di jalan sempit.
  • Beri isyarat sebelum berbelok.
  • Jangan berhenti di tengah jalan.

Di Taman Srigunting, ia berhenti untuk minum. Sepedanya dituntun ke sisi bangku.

Pagi dan arsitektur

Dari pelana, Yudi Dwi Ardian melihat fasad bangunan tanpa harus menunduk. Ia bisa berhenti kapan saja untuk mengamati detail.

Menurut Yudi Dwi Ardian, sepeda cocok untuk kawasan seperti ini. Kecepatannya dekat dengan ritme pejalan kaki.

Setelah cukup, ia keluar menuju jalan besar. Ia lalu menuju Jembatan Berok dan Sepeda ke Jatibarang. Profil Yudi Dwi Ardian ada di profil Yudi Dwi Ardian.

Trotoar batu

Trotoar batu di Kota Lama tidak rata. Yudi Dwi Ardian menurunkan kecepatan dan berdiri sedikit dari pelana saat melewati bagian bergelombang.

Di beberapa titik, batu terlepas. Ia menghindari lubang kecil.

  • Kurangi kecepatan di trotoar batu.
  • Berdiri dari pelana saat jalan bergelombang.
  • Jangan memaksa melewati lubang.

Permukaan tua seperti ini menuntut sepeda dengan ban cukup lebar. Yudi Dwi Ardian mencatat bahwa kawasan bersejarah perlu perbaikan trotoar tanpa menghilangkan karakternya.

Parkir

Yudi Dwi Ardian menuntun sepeda ke area parkir di sisi taman. Ia mengunci rangka ke tiang, bukan hanya roda.

Petugas parkir mencatat nomor sepeda. Yudi Dwi Ardian menyimpan karcis di kantong kecil.

  • Kunci rangka, bukan roda saja.
  • Simpan karcis baik-baik.
  • Jangan memarkir di depan pintu bangunan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah Kota Lama cocok untuk bersepeda?

Cocok dengan kecepatan rendah dan kewaspadaan tinggi.

Kapan waktu terbaik?

Pagi hari sebelum kawasan ramai.

Apa yang wajib dipakai?

Helm dan lampu sepeda.

YDA
Yudi Dwi Ardian

Wirausahawan, pemilik Aston Inn Pandanaran Semarang. Lihat profil lengkap.

Baca juga