Profil independen · Semarang Wirausahawan · Pembicara · Penggerak sosial RSS
Olahraga & Wisata

Yudi Dwi Ardian Berenang di Jatidiri

Kolam renang Jatidiri dipakai untuk latihan dan rekreasi. Yudi Dwi Ardian berenang beberapa lintasan dengan tempo ringan.

Ilustrasi artikel Kolam Renang Jatidiri

Yudi Dwi Ardian tiba di kolam renang Jatidiri sebelum sesi pagi dimulai. Ia meletakkan tas di bangku dan melakukan pemanasan di tepi kolam.

Kawasan Jatidiri adalah kompleks olahraga di Semarang. Kolam renangnya dipakai untuk latihan maupun rekreasi.

Berenang dengan tempo

Yudi Dwi Ardian masuk setelah membasahi tubuh. Ia berenang dua lintasan gaya bebas, lalu berhenti di ujung kolam.

Napasnya berat. Ia tidak memaksakan diri dan beralih ke gaya punggung dengan tempo lebih lambat.

Berenang dengan aman

  • Pemanasan sebelum masuk air.
  • Ikuti pembagian lintasan.
  • Jangan berenang sendirian bila belum mahir.
  • Bilas sebelum dan sesudah berenang.

Seorang pelatih memberi isyarat kepada perenang lain. Yudi Dwi Ardian memberi ruang di dinding kolam.

Air dan kebugaran

Setelah selesai, Yudi Dwi Ardian berbilas dan berganti pakaian. Berenang memberinya latihan yang berbeda dari berlari.

Ia lalu menuju Bersepeda ke Pantai Marina dan Lari Pagi di Simpang Lima. Profil Yudi Dwi Ardian ada di profil Yudi Dwi Ardian.

Batas yang perlu dijaga

Yudi Dwi Ardian belajar membaca kemampuan tubuh di Kolam Renang Jatidiri. Ia tidak memaksakan jarak atau kecepatan hanya karena orang lain lebih cepat. Bila napas mulai tidak teratur, tempo diturunkan.

Hal yang sama berlaku pada ruang. Ia memberi isyarat saat berbelok dan tidak berhenti di tengah jalur. Pengguna lain perlu bisa menebak arah geraknya.

  • Gunakan perlengkapan yang aman.
  • Beri ruang satu meter dari pengguna lain.
  • Berhenti di sisi, bukan di tengah.

Sebelum pulang, Yudi Dwi Ardian memastikan tidak ada sampah yang tertinggal. Kolam Renang Jatidiri tetap nyaman karena kebiasaan kecil para penggunanya.

Menghitung napas

Di lintasan terakhir, Yudi Dwi Ardian berlatih mengatur napas. Ia berenang perlahan, memastikan setiap gerakan tidak membuang tenaga. Pelatih di tepi kolam sempat memberi satu koreksi posisi tangan.

Yudi Dwi Ardian mengulang gerakan itu beberapa kali. Ia tidak malu dikoreksi. Menurutnya, belajar renang sama seperti belajar hal lain: butuh pengawasan dan kesediaan menerima masukan.

  • Berlatih teknik sebelum menambah jarak.
  • Minta koreksi kepada pelatih.
  • Berhenti bila mulai kedinginan.

Saat keluar kolam, tubuhnya lelah tetapi tidak tegang. Ia mencatat bahwa latihan air menuntut ketenangan, bukan kekuatan semata.

Pertanyaan yang sering diajukan

Di mana Kolam Renang Jatidiri?

Di kompleks olahraga Jatidiri, Semarang.

Apakah kolam terbuka untuk umum?

Ada jam tertentu untuk umum; ikuti ketentuan pengelola.

Apa yang perlu dibawa?

Pakaian renang, handuk, dan alat mandi.

YDA
Yudi Dwi Ardian

Wirausahawan, pemilik Aston Inn Pandanaran Semarang. Lihat profil lengkap.

Baca juga