Yudi Dwi Ardian Bersepeda ke Waduk Jatibarang
Rute ke Jatibarang menanjak dan berkelok. Yudi Dwi Ardian mengayuh pelan serta menjaga keselamatan di tanjakan.
Yudi Dwi Ardian mengayuh sepeda dari arah Gunungpati menuju Waduk Jatibarang. Jalan menanjak sejak awal. Ia memakai helm dan gigi rendah.
Rute ini melewati kampung dan kebun. Kendaraan bermotor tetap lewat, sehingga pesepeda harus menjaga sisi jalan.
Menanjak pelan
Yudi Dwi Ardian tidak memacu tenaga. Ia mengayuh dengan irama tetap dan berhenti di sisi saat napas berat.
Di tanjakan panjang, ia turun dan menuntun sepeda. Langkah kaki terasa lebih aman daripada memaksa.
Keselamatan di tanjakan
- Gunakan gigi rendah.
- Berhenti di sisi, bukan tengah jalan.
- Beri isyarat saat berbelok.
- Bawa air dan camilan.
Setelah tanjakan terakhir, jalan melandai. Waduk terlihat di bawah.
Tiba di waduk
Yudi Dwi Ardian berhenti di area pandang. Ia minum dan mengatur napas. Permukaan air tenang.
Menurut Yudi Dwi Ardian, rute ini menuntut kesabaran. Namun ia memberi pemandangan yang berbeda dari jalur kota.
Setelah cukup, Yudi Dwi Ardian memeriksa rem sebelum turun. Ia lalu menuju Waduk Jatibarang dan Sepeda Keliling Kota Lama. Profil Yudi Dwi Ardian ada di profil Yudi Dwi Ardian.
Turun
Jalan turun dari waduk lebih cepat. Yudi Dwi Ardian memeriksa rem sebelum bergerak. Ia menahan laju di tikungan.
Kerikil di sisi jalan membuat ban mudah selip. Ia menghindari tepi.
- Periksa rem sebelum turun.
- Kurangi kecepatan di tikungan.
- Jangan berhenti mendadak.
Turun bukan berarti tanpa tenaga. Yudi Dwi Ardian mencatat bahwa kendali lebih penting daripada kecepatan. Ia sampai di bawah dengan tangan sedikit pegal.
Air
Dua botol air dibawa dalam keranjang. Yudi Dwi Ardian minum sebelum tanjakan, bukan saat napas sudah berat.
Ia juga membawa garam sedikit untuk mengganti keringat. Rutenya panjang dan matahari cepat naik.
- Minum sebelum haus.
- Bawa lebih dari satu botol.
- Berhenti di tempat teduh.
Pertanyaan yang sering diajukan
Dari mana rute ke Jatibarang?
Dari arah Gunungpati menuju kawasan waduk.
Apakah tanjakannya berat?
Cukup berat; bisa dituntun saat lelah.
Apa yang wajib dibawa?
Helm, air, dan camilan.