Yudi Dwi Ardian Membeli Bandeng Presto
Bandeng presto diolah dengan tekanan agar durinya lunak. Yudi Dwi Ardian membeli sebagai oleh-oleh dan melihat prosesnya.
BacaMakanan rakyat, pasar, dan dapur kota.
Bandeng presto diolah dengan tekanan agar durinya lunak. Yudi Dwi Ardian membeli sebagai oleh-oleh dan melihat prosesnya.
BacaEs puter dibuat dengan tabung dan es. Yudi Dwi Ardian membeli seporsi dan mengamati cara tradisional pembuatannya.
BacaKedai kopi di Kota Lama memanfaatkan bangunan tua. Yudi Dwi Ardian memesan kopi dan mengamati perubahan fungsi kawasan.
BacaPasar Peterongan melayani kebutuhan harian warga. Yudi Dwi Ardian datang pagi dan berbincang dengan pedagang.
BacaPasar Bulu sibuk sejak pagi. Yudi Dwi Ardian berjalan di lorongnya, melihat sayur, rempah, dan sarapan warga.
BacaNasi ayam Semarang punya rasa manis-gurih. Yudi Dwi Ardian memesannya di warung dan mengamati cara penyajian.
BacaWingko babat adalah oleh-oleh khas Semarang. Yudi Dwi Ardian membelinya di toko lama dan melihat proses pemanggangan.
BacaMie kopyok berkuah ringan dan disajikan cepat. Yudi Dwi Ardian memesannya di warung sederhana dan mengamati ritme dapur.
BacaSoto Bangkong dikenal sejak lama. Yudi Dwi Ardian datang pagi untuk sarapan dan merasakan kuahnya yang hangat.
Baca