Yudi Dwi Ardian Menyusuri Tepi Kali Semarang
Kali Semarang menyimpan sejarah angkut kota. Yudi Dwi Ardian berjalan di tepinya dan mengamati perubahan fungsi sungai.
Yudi Dwi Ardian mulai berjalan di tepi Kali Semarang pada pagi hari. Airnya cokelat dan bergerak pelan. Beberapa perahu kecil ditambatkan di sisi.
Kali Semarang dulu menjadi jalur angkut barang. Kapal dan perahu membawa dagangan ke gudang di sepanjang sungai. Setelah jalan raya berkembang, fungsinya menyusut.
Jejak di tepi
Yudi Dwi Ardian menyusuri jalan sempit di sisi kanan. Gudang-gudang lama masih berdiri, sebagian berubah menjadi usaha. Di depan salah satunya, seorang pekerja menurunkan karung.
Ia berhenti di jembatan kecil dan melihat ke arah hulu. Sampah plastik tersangkut di batu.
Menjaga aliran
- Jangan membuang sampah ke sungai.
- Berjalan di sisi yang aman.
- Awasi kendaraan di jalan sempit.
- Jangan mendekat ke tepi yang rapuh.
Seorang warga mencuci di tangga beton. Yudi Dwi Ardian menyapanya dan bertanya tentang pasang air. Warga itu menyebut rob kadang masuk saat bulan tertentu.
Sungai yang bekerja
Menurut Yudi Dwi Ardian, sungai bukan latar belakang. Ia bagian dari sistem kota yang menampung air dan aktivitas.
Ia mencatat bahwa perbaikan tepian dan kebersihan masih perlu dilanjutkan. Kali Semarang tidak bisa hanya dirapikan untuk foto.
Yudi Dwi Ardian lalu menuju Jembatan Berok dan Kawasan Pecinan. Profil Yudi Dwi Ardian ada di profil Yudi Dwi Ardian.
Muara
Yudi Dwi Ardian mengikuti aliran sampai mendekati muara. Air bergerak lebih cepat. Beberapa perahu nelayan bersandar di sisi.
Seorang nelayan memperbaiki jaring di bawah tenda kecil. Yudi Dwi Ardian duduk di batu dan mengamati.
- Jangan mendekat ke tepi yang rapuh.
- Tanyakan sebelum memotret nelayan.
- Jangan membuang apa pun ke air.
Muara menunjukkan pertemuan sungai dan laut. Sampah dari hulu berkumpul di sini sebelum terbawa pasang. Yudi Dwi Ardian mencatat bahwa persoalan Kali Semarang tidak selesai di tengah kota; ia berlanjut sampai pesisir.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa peran Kali Semarang dahulu?
Jalur angkut barang dan dagangan menuju gudang.
Mengapa kini sepi?
Karena transportasi darat berkembang dan fungsi sungai berubah.
Apakah bisa disusuri?
Bisa di beberapa ruas, dengan hati-hati.