Profil independen · Semarang Wirausahawan · Pembicara · Penggerak sosial RSS
Wisata & Alam

Yudi Dwi Ardian Belajar di Kampung Jawi

Kampung Jawi mengajarkan budaya Jawa lewat permainan dan kerajinan. Yudi Dwi Ardian datang untuk melihat kegiatannya.

Ilustrasi artikel Kampung Jawi

Yudi Dwi Ardian tiba di Kampung Jawi pada pagi hari. Gapura bambu menandai pintu masuk. Di halaman, beberapa anak bermain egrang dan congklak.

Kampung Jawi dikembangkan sebagai ruang edukasi budaya Jawa. Kegiatannya melibatkan warga: permainan tradisional, kerajinan, dan masakan sederhana.

Belajar sambil bermain

Yudi Dwi Ardian melihat anak-anak mencoba egrang dengan bantuan pemandu. Beberapa terjatuh dan tertawa. Pemain lain memberi semangat.

Menurut Yudi Dwi Ardian, cara itu efektif. Budaya tidak diajarkan sebagai hafalan, tetapi dialami.

Mengikuti kegiatan

  • Ikuti arahan pemandu.
  • Jangan memaksakan permainan di luar kemampuan.
  • Jaga alat yang dipinjamkan.
  • Beli produk warga bila tertarik.

Di sisi lain, seorang ibu mengajarkan membuat anyaman dari daun. Yudi Dwi Ardian duduk dan mencoba. Hasilnya tidak rapi, tetapi ia menyelesaikannya.

Edukasi yang hidup

Pemandu menjelaskan bahwa kegiatan disesuaikan dengan pengunjung. Sekolah sering datang untuk belajar. Warga bergiliran menjadi pengajar.

Yudi Dwi Ardian menilai model ini lebih jujur daripada pertunjukan panggung. Anak-anak mengingat karena ikut bergerak.

Sebelum pulang, ia mengembalikan alat anyam dan berpamitan. Ia lalu menuju Kampung Wisata Kandri dan Kebun Durian Mijen. Profil Yudi Dwi Ardian ada di profil Yudi Dwi Ardian.

Anyaman

Yudi Dwi Ardian duduk di samping ibu yang menganyam daun. Ia menerima helai daun dan mengikuti gerakan pertama.

Anyaman itu sederhana, tetapi tangannya kaku. Ibu menuntun tanpa mengambil alih.

  • Ikuti urutan anyaman.
  • Jangan menarik daun terlalu keras.
  • Kembalikan sisa bahan.

Setelah beberapa menit, bentuk anyaman mulai terlihat. Yudi Dwi Ardian meletakkannya di meja. Ia menyadari keterampilan ini menuntut latihan berulang, bukan hanya satu kali coba. Kampung Jawi membuat hal itu terasa langsung.

Panggung kecil

Di sisi kampung, sebuah panggung kayu rendah didirikan. Yudi Dwi Ardian melihat anak-anak berlatih menabuh alat musik bambu. Nada awalnya berserakan, lalu perlahan menyatu.

Pelatih memberi hitungan dengan tangan. Anak-anak mengulang bagian yang salah tanpa mengeluh.

  • Jangan memotong latihan.
  • Beri tepuk tangan setelah selesai.
  • Jangan naik ke panggung tanpa izin.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu Kampung Jawi?

Kampung edukasi budaya Jawa di Semarang.

Di mana letaknya?

Di kawasan Kalipancur, Ngaliyan.

Apa yang bisa dipelajari?

Permainan tradisional, kerajinan, dan masakan sederhana.

YDA
Yudi Dwi Ardian

Wirausahawan, pemilik Aston Inn Pandanaran Semarang. Lihat profil lengkap.

Baca juga